> For the complete documentation index, see [llms.txt](https://zinelab.gitbook.io/toolkit/llms.txt). Markdown versions of documentation pages are available by appending `.md` to page URLs; this page is available as [Markdown](https://zinelab.gitbook.io/toolkit/buka-ini-dulu.md).

# Buka Ini Dulu

### Bagaimana Memulai ZineLab?

1. Halaman ini membantu kamu memulai ZineLab dengan cara paling sederhana. Halaman ini bukan panduan lengkap, tetapi jalur cepat untuk menjalankan sesi ZineLab sederhana selama sekitar dua jam. Untuk rancangan workshop yang lebih lengkap, gunakan halaman **Jalankan Sesi**. Untuk dokumentasi, publikasi, dan pengarsipan karya peserta, baca **Tangani dengan Hati-Hati** terlebih dahulu.
2. Kamu tidak perlu memulai dari program besar, modul lengkap, atau desain workshop yang rumit. ZineLab bisa dimulai dari satu isu, satu pertanyaan, satu bahan pemantik, beberapa lembar kertas, dan sekelompok orang yang ingin belajar bersama.
3. ZineLab bekerja paling baik ketika peserta tidak hanya diminta menerima informasi, tetapi juga diberi ruang untuk merespons. Mereka dapat menulis, menggambar, melipat, menggunting, menempel, menyusun ulang, bertanya, dan membagikan apa yang mereka lihat, rasakan, ingat, atau bayangkan.
4. Yang perlu disiapkan adalah satu isu publik yang ingin dibaca bersama. Isu ini bisa berkaitan dengan hutan, kota, pangan, air, kesehatan, pendidikan, media, kekerasan, teknologi, ingatan komunitas, atau persoalan lain yang dekat dengan peserta.
5. Siapkan satu pertanyaan utama. Pertanyaan ini menjadi pintu masuk bersama. Pertanyaan tidak perlu terdengar akademik. Yang penting, ia cukup jelas untuk dipahami dan cukup terbuka untuk dijawab dari banyak pengalaman. Contohnya: **Dunia seperti apa yang sedang kita ciptakan jika hutan menghilang?**
6. Siapkan satu bahan pemantik. Bahan ini bisa berupa foto, kutipan, berita, cerita, video pendek, peta, benda, data sederhana, dokumen publik, atau arsip komunitas. Bahan pemantik tidak harus menjelaskan seluruh isu. Tugasnya adalah membuka perhatian.
7. Siapkan juga bahan membuat zine. Kertas, pulpen, spidol, gunting, lem, majalah bekas, koran, gambar cetak, atau bahan kolase lain sudah cukup. Satu lembar kertas pun bisa menjadi awal.
8. Sebelum sesi dimulai, pikirkan rencana dokumentasi. Jika karya peserta akan difoto, dipindai, dipublikasikan, atau diarsipkan, pastikan ada persetujuan yang jelas. Peserta perlu tahu ke mana karyanya akan dibawa, apakah akan dipublikasikan, apakah nama mereka akan dicantumkan, dan apakah mereka bisa memilih anonim atau tidak didokumentasikan.
9. Sesi sederhana dapat berjalan dalam dua jam. Pada awal sesi, buka dengan tujuan kegiatan dan pertanyaan utama. Setelah itu, kenalkan zine secara singkat sebagai publikasi kecil yang dapat dibuat sendiri melalui tulisan, gambar, kolase, lipatan, potongan, atau susunan visual.
10. Lanjutkan dengan bahan pemantik. Ajak peserta memperhatikan apa yang mereka lihat, rasakan, ingat, pertanyakan, atau anggap penting dari bahan tersebut.
11. Setelah itu, berikan waktu untuk membuat zine. Peserta dapat bekerja sendiri, berpasangan, atau dalam kelompok kecil. Mereka bisa mulai dari satu gambar, satu kalimat, satu perasaan, satu pertanyaan, atau satu hal yang ingin mereka sampaikan kepada orang lain.
12. Ketika karya selesai, baca bersama. Gunakan gallery walk, berbagi berpasangan, diskusi kelompok kecil, atau membaca hening. Tujuannya bukan menilai karya mana yang paling bagus, tetapi melihat bagaimana satu isu dapat dibaca dari banyak posisi.
13. Tutup dengan refleksi. Tanyakan apa yang berubah dari cara peserta melihat isu, apa yang ingin mereka ingat, pertanyaan apa yang masih tertinggal, dan apa yang mungkin ingin mereka lakukan atau bagikan setelah sesi.
14. Sebagai panduan waktu, sesi dua jam dapat dibagi secara sederhana: sepuluh menit untuk pembukaan, lima belas menit untuk pengantar zine, dua puluh menit untuk bahan pemantik, empat puluh menit untuk membuat zine, dua puluh menit untuk membaca bersama, sepuluh menit untuk menghubungkan karya dengan isu yang lebih luas, dan lima menit untuk refleksi penutup serta konfirmasi dokumentasi.
15. Di akhir sesi, peserta diharapkan memiliki satu zine sederhana, satu refleksi tentang isu yang dibahas, dan pemahaman awal tentang bagaimana karya itu boleh atau tidak boleh didokumentasikan. Jika sesi dilakukan secara kolektif, hasilnya juga dapat menjadi bahan awal untuk arsip kecil, booklet, pameran meja, atau dokumentasi komunitas.
16. Sesi dua jam ini cocok untuk pengenalan awal. Jika isu yang dibahas sensitif, melibatkan pengalaman kekerasan, konflik komunitas, lokasi berisiko, atau ekspresi politik yang dapat membahayakan peserta, gunakan waktu lebih panjang dan baca halaman **Tangani dengan Hati-Hati** sebelum merancang sesi.
17. Mulai dari yang sederhana. Jangan menunggu semua bahan sempurna. Jangan memaksa semua peserta menghasilkan karya yang rapi. Jangan mendokumentasikan karya tanpa persetujuan.
18. Yang penting adalah menciptakan ruang agar peserta dapat bertemu dengan isu, membuat respons, membaca karya satu sama lain, dan membawa pulang sesuatu untuk dipikirkan atau dilanjutkan.

<figure><img src="https://3222102348-files.gitbook.io/~/files/v0/b/gitbook-x-prod.appspot.com/o/spaces%2FbdobaNNxWRUWnZcVFFh4%2Fuploads%2FCiH9J3Kni7yGXJhsN6h2%2FZINELAB%20GITBOOK%20V2(1).jpg?alt=media&amp;token=be921740-0767-4de9-b5c9-e8645ad8d673" alt=""><figcaption></figcaption></figure>


---

# Agent Instructions
This documentation is published with GitBook. GitBook is the documentation platform designed so that both humans and AI agents can read, navigate, and reason over technical content effectively. Learn more at gitbook.com.

## Querying This Documentation
If you need additional information that is not directly available in this page, you can query the documentation dynamically by asking a question.

Perform an HTTP GET request on the current page URL with the `ask` query parameter, and the optional `goal` query parameter:

```
GET https://zinelab.gitbook.io/toolkit/buka-ini-dulu.md?ask=<question>&goal=<endgoal>
```

`ask` is the immediate question: it should be specific, self-contained, and written in natural language.
`goal` is optional and describes the broader end goal you are ultimately trying to accomplish on behalf of the user. GitBook uses it to tailor the answer towards what is most useful for that goal.

The response will contain a direct answer to the question and relevant excerpts and sources from the documentation.

Use this mechanism when the answer is not explicitly present in the current page, you need clarification or additional context, or you want to retrieve related documentation sections.
